Bangga! Mahasiswi asal Sabang Lulus Cumlaude, Lanjut S2 dan Wakili Akreditasi Internasional



SABANGINFO.COM, BANDA ACEH – Alhamdulillah, Dek Rina mahasiswi asal Sabang baru saja menyelesaikan studi S1 Program Studi Fisika di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Syiah Kuala dengan predikat cumlaude pada Wisuda lokal FMIPA USK digelar, Senin ( 18/05/2026). 


Dek Rina Mengatakan selama menempuh studi, ia beberapa kali dipercaya mengemban amanah.


" Pada wisuda lokal akhir Mei, ia mewakili wisudawan FMIPA untuk menyampaikan kesan dan pesan selama studi. Ia juga mewakili Program Studi Fisika saat menerima penghargaan predikat pujian dari fakultas atas capaian akademik dan kontribusi selama kuliah." tutur Dek Rina


Lanjut Dek Rina Mengatakan Di awal Mei 2026, Alhamdulillah ia turut mewakili alumni sarjana Fisika sekaligus mahasiswa magister Fisika dalam kegiatan akreditasi internasional oleh lembaga ASIIN dari Jerman. 


Kepercayaan ini menjadi bukti bahwa lulusan FMIPA USK mampu bersaing di tingkat internasional.ujar dek Rina


“FMIPA mengajarkan saya lebih dari sekadar rumus dan teori. Di sini saya belajar sains, keterampilan, growth mindset, critical thinking, dan problem solving. Sejak Madrasah Tsanawiyah (MTS) Negeri I  Sabang  lewat Kompetisi Sains Madrasah tahun 2018 yang mengantarkan pertama kali beranjak ke ajang nasional mewakili provinsi Aceh saya semakin yakin bahwa sains dan Al-Qur’an sama-sama menunjukkan keteraturan dan indahnya makna di balik ciptaan Allah,” terang dek rina.


Ia menegaskan semua capaian ini tidak terlepas dari anugerah Allah yang dititipkan kepadanya. “Prestasi ini bukan milik saya semata. Semua ini berkat dukungan Ayah, keluarga, bimbingan para dosen, dan doa semua pihak. Saya hanya dititipi amanah untuk menjaganya,” katanya.


Ia juga menyampaikan rasa syukur atas perhatian Dekan FMIPA yang menyebut namanya “Dek Rina” dalam laporan wisuda sebagai salah satu mahasiswa berprestasi dan berinovasi.


Bagi para wisudawan dan adik-adik yang masih berjuang, ia berpesan singkat: “Ini baru awal. Jadilah diri sendiri yang lebih baik dari kemarin, dan gunakan ilmu yang kita punya untuk melayani sesama dan memberi manfaat.” 


Implementasi dari pesan itu langsung ia buktikan. Alhamdulillah, sehari setelah wisuda universitas, ia sudah kembali mengikuti perkuliahan S2. “Bagi saya wisuda bukan garis finish, tapi gerbang awal untuk terus menuntut ilmu,” ungkapnya.


Perjalanan studinya tidak mudah. Februari 2024 ia kehilangan ibunda tercinta.

 “Kenangan dan doa beliau yang membuat saya terus melangkah sampai hari ini. Meyakini bahwa ketika anaknya Alhamdulillah terus berprestasi maka ia akan melihat sambil tersenyum di sana. Allahummaghfirlahaa warhamhaa wa'afiha wa'fuanhaa,” ucapnya lirih.


Di akhir pidato kesan-pesannya, ia menutup dengan mengajak seluruh wisudawan berdoa bersama untuk orang tua. Ia pun menutup dengan semangat: _“A new chapter begins, next level unlocked, trusting the process, appreciate every moment, and we are the winner.”_


_Rabbighfirli waliwalidayya warhamhuma kama rabbayani shaghira wabilmukminina yauma yaqumul hisab. Rabbana atina fiddunya hasanah wafil akhirati hasanah waqina 'adzabannar_.Doa Dek Rina.